4 Manfaat Belajar Musik untuk Perkembangan Anak

Belajar musik dapat membantu anak meningkatkan keterampilannya dan interaksi sosial

Banyak orang tua mengikutsertakan anaknya ke les musik karena ingin si anak kelak menjadi musisi atau minimal bisa bermain musik. Tetapi, manfaat belajar musik bagi seorang anak ternyata lebih dari itu. Terutama, pelajaran musik ini sangat berguna dalam masa perkembangan keterampilan dan interaksi sosialnya.

Manfaat Belajar Musik untuk Anak

Selain melakukan aktivitas luar ruangan, belajar musik juga akan jadi kegiatan yang menyenangkan. Maka dari itu, orang tua patut mempertimbangkan agar anak mengikuti les musik atau mengajarinya sendiri jika kamu punya kemampuan bermusik. Berikut manfaat yang bisa didapat oleh si anak.

1. Meningkatkan keterampilan akademik

Siapa sangka bahwa musik dan matematika punya keterkaitan. Dengan belajar memahami ketukan, dan ritme, anak-anak juga belajar pembagian, membuat pecahan dan mengenali pola. Seiring dengan berjalannya waktu, anak juga dapat memaksimalkan ingatan jangka pendek dan akhirnya menggunakan ingatan jangka panjang mereka dengan baik.

Bahkan kelas musik juga memperkenalkan anak-anak kepada ilmu fisika dasar. Misalnya, memetik senar pada gitar atau memainkan instrumen non-string, seperti drum memberi anak-anak besar kesempatan untuk mengeksplorasi prinsip-prinsip ilmiah.

2. Mengembangkan keterampilan fisik

Manfaat belajar musik untuk anak berikutnya adalah dapat membantu mereka mengembangkan koordinasi dan keterampilan motoriknya. Dalam memainkan alat musik perkusi misalnya, mereka membutuhkan gerakan tangan, lengan dan kaki. Jenis instrumen ini sangat bagus untuk anak-anak yang energik.

Sementara instrumen senar dan keyboard, menuntut gerakan yang berbeda dari tangan kanan dan kiri Anda secara bersamaan. Instrumen juga dapat mendorong anak untuk merasa nyaman dalam situasi yang biasanya membuat mereka tidak nyaman.

3. Memupuk keterampilan sosial

Kelas-kelas musik yang terdiri dari suatu kelompok membutuhkan interaksi dan komunikasi antar teman. Ini dapat melatih anak untuk melakukan kerja tim, karena mereka harus berkolaborasi untuk menciptakan musik.

Baca Juga  Lemongrass Essential Oil, Must Have Item untuk Para Millenial

Jika seorang anak memainkan instrumennya terlalu keras atau mempercepat terlalu cepat, maka ia harus menyesuaikan. Apakah seorang anak bertanggung jawab atas instrumen atau melodi, mereka tetap harus bekerja untuk tujuan yang sama. Hal ini dinilai sebagai jenis pengalaman yang dapat dikembangkan dalam bermasyarakat.

4. Melatih kesabaran

Mempelajari instrumen mengajarkan anak-anak tentang kesabaran. Biola, misalnya, sebelum anak bisa membuat suara, dia harus terlebih dahulu belajar cara memegang biola dan cara memegang busurnya. Memainkan instrumen mengajarkan anak-anak untuk bertahan selama berjam-jam, berbulan-bulan, dan mungkin bertahun-tahun latihan sebelum mereka mencapai titik tertentu.

Belajar atau berlatih sendiri di rumah membutuhkan fokus dan kesabaran, bahkan untuk waktu 10 menit sekalipun. Sementara saat bermain secara berkelompok, anak-anak juga belajar bersabar sekaligus menghargai temannya. Sebab, dia harus menunggu giliran untuk bermain secara individual.

Begitu banyak manfaat bermain musik untuk seorang anak, sehingga kegiatan ini patut dicoba sejak dini. Tidak perlu memulai langsung dengan pelajaran yang berat, tetapi dia bisa mempelajarinya tahap demi tahap seiring dengan bertambahnya usia.

Tags
Lebih banyak

Artikel terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close