6 Pertanyaan Sebelum Menikah untuk Kamu dan Si Dia

Memulai dengan fondasi yang baik dan kuat sangat penting untuk sebuah pernikahan

Bersama dengan pasangan selama berminggu-minggu, berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun, tidak menjamin sebuah gagasan pernikahan. Ini adalah hal yang rumit dan perlu pengambilan keputusan yang sangat tepat. Bahkan mungkin kamu perlu memberi pertanyaan sebelum menikah untuk diri sendiri dan pasangan agar kalian semakin yakin.

Ada masing-masing tiga pertanyaan yang lebih mendalam untuk kamu dan pasangan. Ini bisa menjadi salah satu pertimbangan dan bahan diskusi tentang rencana menikah kalian.

Pertanyaan Sebelum Menikah untuk Pasangan

Kita tidak selalu dapat mengetahui secara pasti apakah seseorang akan menjadi pasangan yang sempurna selamanya. Hidup akan berjalan dan berubah. Berbagai hal bisa berubah dengan sangat cepat dan orang yang sangat kamu yakini bisa berubah menjadi orang lain.

Tetapi, jika kamu memulai dengan fondasi yang baik, kemungkinan badai emosional seperti itu pasti akan bisa dihadapi. Pertanyaan sebelum menikah ini adalah cara sederhana untuk mengetahui apakah kamu dan pasangan cocok satu sama lain untuk jangka panjang.

Tidak sembarangan, pertanyaan ini disusun oleh seorang ahli terapi pernikahan dan keluarga, Dr. Amie Harwick. Dikutip dari Womansday.com, coba tanyakan beberapa hal ini kepada si dia.

Seperti apa pernikahan itu menurutmu?

Bagaimana pendapatmu tentang uang, anak-anak dan membeli rumah?

Menurutmu, bagaimana pasangan yang sudah menikah dalam menangani masalah?

“Pertanyaan-pertanyaan ini penting karena menunjukkan tingkat kejelasan tentang nilai-nilai, harapan dan resolusi sebuah masalah,” kata Dr. Harwick.

“Cara mengidentifikasi apakah si pasangan cocok untuk kamu adalah dengan berkomunikasi tentang nilai-nilai dan harapan dalam hubungan.”

Kamu harus menyelaraskan ide-ide besar untuk membangun fondasi hubungan yang kuat. Yang terpenting adalah kamu tidak boleh terburu-buru membicarakan tentang tiga pertanyaan tersebut, terutama jika kalian masih muda dan baru mulai berhubungan.

Baca Juga  Inilah Rahasia dari Sebuah Hubungan yang Langgeng

Tanyakan Ini kepada Diri Kamu Sendiri

Jika kamu tidak sepenuhnya setuju pada setiap jawaban dia, tidak perlu panik. Kamu harus mencari jawaban yang mengindikasikan kesamaan paling banyak, atau paling tidak kemampuan untuk menyelesaikan konflik dan kompromi. Berikutnya, ajukan pertanyaan berikut ini pada diri sendiri.

Apa perasaan dan pandanganku tentang pernikahan?

Apa yang diajarkan orang tuaku tentang pernikahan? Bagaimana hal itu berdampak pada aku sekarang?

Apakah aku bersedia berkompromi dengan pasangan untuk membuat keputusan bersama?

Apa bedanya bertanya pada diri sendiri dan bertanya pada pasangan Anda? Ini bisa kamu lakukan kapan saja. Faktanya, dua pertanyaan pertama yang disebutkan oleh Dr. Harwick jawabannya dapat berubah-ubah tergantung pasangan.

Untuk alasan itu, sebaiknya kamu tanyakan kepada diri sendiri secara rutin untuk mengetahui perbedaannya seiring berjalannya waktu. Jika membutuhkan bantuan atau bimbingan lebih jauh, jangan takut untuk berkonsultasi dengan ahlinya.

Pertanyaan ketiga juga penting, karena mengharuskan kamu untuk benar-benar jujur ​​pada diri sendiri, sesuatu yang mungkin tidak datang secara alami untuk semua orang.

Itu adalah pertanyaan sebelum menikah yang bisa menjadi kunci sukses sebuah pernikahan. Apalagi kita tahu Indonesia memiliki budaya yang berbeda-beda soal pernikahan.

Tags
Lebih banyak

Artikel terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button
Close