6 Tanda Kamu Mungkin Kekurangan Vitamin B12

Menjadi pelupa dan kulit pucat bisa berarti kamu kehabisan nutrisi penting yang satu ini

Ada delapan jenis vitamin B, dan semuanya memberi energi bagi tubuh kita dengan membantu mengubah makanan menjadi bahan bakar energi. Kekurangan vitamin B12 berarti kamu kehilangan zat penting yang membantu memproduksi DNA dan menjaga kesehatan sel-sel saraf dan darah.

Gejala Kekurangan Vitamin B12

Adapun jumlah harian vitamin B12 yang direkomendasikan adalah adalah 2,4 mcg. Kebanyakan orang mengonsumsi jumlah itu secara alami lewat protein. Nah, kekurangan terjadi ketika ketika kamu tidak dapat menyerap nutrisi dengan baik. Berikut adalah beberapa gejala kekurangan vitamin B12 yang harus Anda waspadai.

1. Tangan atau kaki mati rasa dan kesemutan

Vitamin B12 membantu memproduksi myelin, yaitu sebuah pelindung untuk saraf. Tanpa myelin, saraf kita bisa rusak karena tidak terbentuk secara sempurna. Ketika saraf mulai menyusut, maka kamu akan mulai merasakan sensasi kesemutan atau seperti ditusuk jarum. Kondisi ini juga bisa menjadi indikasi saraf terjepit.

2. Tubuh jadi mudah lelah

Merasa mudah lelah, lesu atau sesak napas? Sel-sel darah yang bermasalah bisa menjadi penyebabnya. Pasalnya, vitamin B12 berperan penting dalam sel darah. Tubuh mulai memproduksi sel darah merah besar yang belum sempurna dan tidak dapat membawa oksigen ke seluruh tubuh. Kekurangan oksigen itulah yang menyebabkan kamu sering merasa mudah lelah dan lesu.

3. Kulit berwarna lebih pucat

Ketika kulit mulai kehilangan warna yang sehat, ada kemungkinan kamu mengalami kekurangan vitamin, salah satunya B12. Ini adalah dampak lanjutan dari poin sebelumnya. Jika kamu mengalami anemia, yang mana artinya sel-sel darah bekerja kurang efisien dalam melakukan tugasnya membawa oksigen, maka kulit bisa berwarna lebih pucat.

4. Menderita penyakit diabetes

Memang tidak semua penderita diabetes menunjukkan gejala kekurangan asupan vitamin B12. Akan tetapi, para peneliti menyadari bahwa ada kaitannya antara vitamin B12 dengan risiko diabetes tipe 1 atau tipe 2. Dalam suatu penelitian di Amerika Serikat, ditemukan bahwa seseorang lebih berisiko terkena diabetes jika kadar B12 di dalam tubuhnya rendah

Baca Juga  MENGKONSUMSI ESSENTIAL OIL DISAAT PANDEMI MEMBERIKAN EFEK WELL-BEING PADA BODY-MIND-SOUL

5. Mengalami depresi

Serotonin adalah neurotransmitter yang berguna untuk menjaga fungsi otak dan suasana hati. Para peneliti percaya bahwa kekurangan zat ini dapat menyebabkan depresi. Ini merupakan gejala kurangnya asupan vitamin B12 yang harus diperhatikan. Sebab, vitamin B12 berperan meningkatkan produksi neurotransmitter, sehingga kekurangan B12 juga bisa menyebabkan kekurangan serotonin.

6. Jadi sering lupa terhadap sesuatu

Vitamin B12 erat kaitannya dengan proses metabolisme di otak. Kekurangan B12 berpotensi menyebabkan hilangnya memori dan bahkan gejala demensia, terutama jika dialami oleh orang tua. Jika kamu mengalami penurunan kognitif, mungkin itu terkait dengan diet dan kekurangan B12. Maka dari itu segera perbaiki program dietmu.

B12 adalah vitamin yang memengaruhi kinerja vitamin B lainnya di dalam tubuh, jadi penting untuk selalu memenuhi kuotanya di dalam tubuh. Apabila ingin meyakinkan apakah gejala-gejala yang kamu alami itu adalah karena kekurangan vitamin B12 atau bukan, segera konsultasikan ke dokter.

Tags
Lebih banyak

Artikel terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button
Close