Apakah Detoks untuk Diet Memberi Dampak Permanen?

Kebanyakan orang akan memilih detoksifikasi untuk proses diet yang cepat

Ada saatnya ketika kamu ingin menurunkan berat badan dan mencoba berbagai metode diet untuk menghilangkan lemak-lemak di dalam tubuh. Salah satunya adalah metode detoks untuk diet, yang kabarnya sangat efektif untuk proses ini.

Belum Ada Bukti Ilmiah Detoks untuk Diet

Banyak perempuan yang biasanya akan bertambah berat badan saat memasuki masa liburan panjang. Ketika waktunya tiba untuk kembali bekerja atau ke sekolah, maka hal yang terpikirkan hanyalah bagaimana cara mulai menurunkan berat badan.

Perjalanan untuk mendapat berat badan ideal tidaklah semudah kelihatannya, melainkan dibutuhkan ketekunan dan konsistensi. Kamu pun pasti akan mulai mencari cara cepat dan termudah untuk menurunkan berat badan. Hal pertama yang terlintas dalam pikiran mungkin adalah detoksifikasi.

Kebanyakan orang memilih opsi detoks untuk diet karena itu adalah jalan keluar yang mudah. Akan tetapi, yang perlu kamu ketahui adalah belum ada bukti ilmiah bahwa detoksifikasi adalah solusi permanen untuk menurunkan berat badan. Lantas, apa alasan detoksifikasi berat badan dianggap sebagai mitos?

Mitos Detoks Penurunan Berat Badan

Detoks penurunan berat badan diyakini dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, membantu melancarkan pencernaan dan meningkatkan energi. Nah, yang paling utama adalah mengurangi berat badan dengan membuat tubuh mengeluarkan limbah toksin.

Racun memang memiliki efek negatif pada sistem di dalam tubuh manusia. Semua sistem telah diatur untuk secara alami menghilangkan racun ini. Tetapi, beberapa orang meyakini bahwa racun tubuh tidak dikeluarkan secara maksimal. Inilah mengapa masih banyak orang yang mempertimbangkan diet detoksifikasi.

Pada dasarnya, detoksifikasi penurunan berat badan memang menjadi cara yang praktis dan instan, tetapi ini bukan solusi permanen untuk menurunkan berat badan. Detoksifikasi penurunan berat badan dimulai dengan berpuasa. Kemudian kamu juga harus makan lebih banyak buah dan sayuran.

Baca Juga  Mungkin Ini Alasannya Kenapa Kamu Sulit Move On

Detoks ini mendorong kamu untuk menjauh dari makanan yang mengandung racun, dan lebih banyak makan makanan alami seperti buah-buahan dan sayuran, air, dan jus.

Anda bisa menurunkan berat badan menggunakan metode ini tetapi itu tidak bisa bertahan lama. Setelah Anda menghentikan proses detoksifikasi penurunan berat badan, berat badan yang sebelumnya kamu pikir telah hilang pasti akan kembali.

Detoks Memiliki Efek Samping

Detoksifikasi ini tidak terlalu membantu karena selain tidak permanen, ternyata juga ada efek sampingnya. Berat yang hilang selama proses ini bukanlah berat lemak, melainkan berat air di dalam tubuh. Kamu juga bisa menjadi lebih lemah, mudah lelah dan kemudian kehilangan energi, yang mana ini buruk bagi kesehatan tubuh. Jadi, daripada membuat tubuh menderita, lebih baik mencari pilihan lain yang lebih baik untuk menurunkan berat badan alias diet. Misalnya dengan berolahraga secara rutin dan memperbaiki pola makan.

Detoks untuk diet memang bisa menjadi jalan pintas dan mudah untuk menurunkan berat badan. Tetapi ini hanyalah mitos belaka, karena tidak pernah bisa menjadi solusi permanen buatmu.

Tags
Lebih banyak

Artikel terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button
Close