Sejarah Tercipta! Dua Astronaut Wanita Akan Menjelajah Angkasa

Penjelajahan angkasa pertama oleh dua astronaut wanita akan terjadi bulan ini

Lebih dari enam bulan setelah membatalkan penjelajahan antariksa pertama oleh dua astronaut wanita, NASA akhirnya menjadwal ulang momen bersejarah itu. Pada 21 Oktober mendatang, Christina Koch dan Jessica Meir akan melakukan tugasnya. Pengumuman itu dibuat pada hari Jumat pekan lalu.

Penjelajahan Dua Astronaut Wanita Sempat Dibatalkan

Pada rencana yang awalnya diagendakan pada bulan Maret 2019, Koch sebenarnya telah dipasangkan dengan astronaut Anne McClain. Tetapi, McClain memutuskan untuk kembali ke Bumi dan keputusan itu didukung oleh tim.

“Kami melakukan yang terbaik untuk mengantisipasi ukuran pakaian antariksa yang dibutuhkan setiap astronaut. Berdasarkan ukuran yang mereka kenakan dalam pelatihan di darat, dan dalam beberapa kasus (termasuk Anne McClain), astronaut telah berlatih dengan berbagai ukuran,” kata Brandi Dean, perwakilan NASA kepada CNN pada bulan Maret lalu.

“Namun, kebutuhan individu dapat berubah ketika mereka berada di orbit. Ini adalah respons terhadap perubahan ukuran tubuh. Selain itu, tidak ada satu lingkungan pelatihan yang dapat sepenuhnya menggambarkan tentang perjalanan ruang angkasa dengan gaya berat mikro. Seseorang akan mendapati bahwa preferensi ukuran mereka akan berubah saat di ruang angkasa.”

Astronaut wanita Koch saat itu akhirnya melakukan perjalanan ruang angkasa bersama dengan sesama astronaut pria bernama Nick Hague.

Ketika ditanya tentang ketersediaan pakaian antariksa kali ini, Koch mengatakan ada dua pakaian antariksa berukuran sedang. Setelah rencana all-female pertama dibatalkan, Koch pun mengonfigurasi ulang pakaian antariksa kedua menggunakan apa yang tersedia.

Dia dan Jessica Meir adalah astronaut yang sama-sama terlatih menggunakan pakaian berukuran sedang selama enam tahun terakhir.

Koch dan Meir Berada di Angkasa Hingga 2020

Koch sendiri akan melakukan tiga penjelajahan antariksa pada bulan Oktober 2019. Pertama dia lakukan bersama Andrew Morgan pada 6 Oktober, lalu bersama Morgan pada 11 Oktober dan akhirnya bersama Meir pada 21 Oktober.

Baca Juga  Wanita Indonesia Pertama yang Akan Arungi Samudra Atlantik

Koch telah tiba terlebih dahulu di Stasiun Luar Angkasa Internasional sejak 14 Maret untuk misi luar angkasa pertamanya. Dia akan berada di angkasa sampai Februari 2020. Ini menjadikannya sebagai salah satu wanita yang menghabiskan waktu terlama di stasiun spaceflight.

Misi Koch ini akan melampaui misi Peggy Whitson, yang menghabiskan 288 hari di luar angkasa, dan hanya terpaut sedikit dari astronaut NASA, Scott Kelly, yaitu selama 340 hari. Secara keseluruhan, akan ada 10 penjelajahan antariksa selama tiga bulan ke depan. Jumlah ini belum pernah dialami sebelumnya sejak perakitan stasiun ruang angkasa selesai pada 2011.

Sementara itu partner Koch, Meir, tiba di stasiun ruang angkasa untuk misi pertamanya minggu ini. Selain menjadi tugas pertamanya bersama Koch, dia juga akan melakukan penjelajahan dengan astronaut dari Badan Antariksa Eropa, Luca Parmitano.

Meir baru-baru ini juga membagikan fotonya bersama Koch setelah tiba di stasiun. Kedua astronaut wanita itu telah berlatih bersama selama enam tahun terakhir karena mereka adalah anggota kelas astronaut yang sama. Meir sendiri akan menghabiskan lebih dari enam bulan di angkasa.

Sumber
CNN
Tags
Lebih banyak

Artikel terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button
Close