Tetaplah Tersenyum

Karena Itu Baik Bagi Kesehatan Anda

Smile though your heart is aching, smile even though its breaking                                                                          When there are clouds in the sky, you’ll get by                                                                                                                If you smile through your fear and sorrow                                                                                                                    Smile and maybe tomorrow, you’ll see the sun shining through for you….. 

Komposisi musik dari lagu Smile di atas dibuat oleh Charlie Chaplin untuk filmya yang  berjudul  Modern Times (1936), kemudian dibuatkan liriknya oleh John Turner dan Geoffrey Parsons, dinyanyikan untuk pertama kali oleh     Nat King Cole (1955). Lagu ini menjadi populer pada masanya, dinyanyikan ulang oleh penyanyi-penyanyi lain termasuk Michael Jackson yang mengatakan bahwa lagu ini merupakan salah satu lagu favoritnya. Pada saat pemakamannya, saudara-saudaranya menyanyikan lagu ini untuk mengenang dia. Lagu yang sederhana tapi indah; kalau lagi sedih atau suntuk, coba saja nyanyikan lagu ini, paling tidak itu cukup berhasil buat saya. Namun tulisan ini bukan untuk membahas lagu, tapi membahas respons tubuh kita saat tersenyum yang oleh otak kita ‘dibaca’ sebagai ekspresi bahagia atau gembira. Kita sering mendengar pepatah “hati yang gembira adalah obat” atau “laughter is the best medicine – humor adalah obat yang terbaik” 

Sarah D. Pressman dan Tara L. Kraft dari University of Kansas melakukan penelitian mengenai efek senyuman bagi kesehatan yang diberi judul Grin and Bear It: The Influence of Manipulated Facial Expression on the Stress Response,  diterbitkan  dalam jurnal Psychological Science OnlineFirst pada tahun 2012. Hasil penelitiannya mengungkapkan bahwa tersenyum dapat mengurangi efek negatif yang timbul saat tubuh mengalami stress dengan membantu menurunkan detak jantung yang cenderung cepat karena tegang. Pada saat seseorang tersenyum, sekalipun hanya sekedar menarik ujung-ujung mulut ke atas seperti sedang selfie, otak merespons aktifitas otot wajah itu sebagai reaksi dari hati yang gembira. Seperti pompa yang mengeluarkan angin ketika ditekan, maka otak bereaksi dengan melepas hormon dopamine yang memicu perasaan bahagia dan serotonin yang juga berfungsi mengatur suasana hati dan dapat mencegah depresi. Akibatnya detak jantung yang cenderung meningkat akibat stress menjadi teratur kembali dan tekanan darah menurun. Coba ambil HP anda lalu buat potret diri, otomatis anda akan menarik ujung-ujung mulut membentuk senyuman, walaupun saat tidak ada alasan untuk tersenyum, setelah itu cek mood anda. Kalau hati kita merasa senang setelah selfie, itu bukan karena narsis, tapi memang reaksi yang timbul akibat respon otak saat kita tersenyum  

Kalau kita cemas, maka detak jantung cenderung meningkat demikian pula dengan tekanan darah tersenyumlah atau paling tidak coba gerakkan otot wajah untuk membentuk sebuah senyuman, supaya jantung kita gak kerja keras sehingga dapat mencegah efek negatif yang timbul terutama pada mereka yang mudah cemas atau stress. Selain itu perasaan cemas dan depresi dapat mempengaruhi imunitas tubuh sedangkan hati yang gembira meningkatkan imunitas. Jadi selain membantu membuat jantung sehat, senyum juga dapat membantu meningkatkan imunitas karena respons otak yang telah dijelaskan di atas.  

Jadi tetaplah tersenyumkarena senyum itu sehat dan membuat orang yang melihatnyapun akan ikut tersenyumjadi senyum juga membuat orang lain sehat. Keep Smiling!

Dirangkum dari berbagai sumber oleh: Pingkan MD

Baca Juga  Tampil Cantik dan Sehat Dengan Tradisi Perawatan Spa Wellness So’oso Madura

 

Jadi tetaplah tersenyum, karena senyum itu sehat dan membuat orang yang melihatnya ikut tersenyum, jadi senyum juga membuat orang lain sehat. Keep Smiling.

 

Lebih banyak

Artikel terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button
Close